SIRKUIT TESTER (VOLT DAN OHM METER , MULTIMETER) (ALAT UKUR)



SIRKUIT TESTER (VOLT DAN OHM METER , MULTIMETER)
PENGERTIAN
                Sirkuit tester adalah alat pengetes kelistrikan, penggunaannya sangat luas sekali untuk mengukur arus tegangan DC dan AC, tahanan dan untuk memeriksa hubungan kelistrikan suatu komponen, ada beberapa jenis sirkuit tester. Tester  model digital dapat menunjukan hasil pengukuran langsung dengan angka angka , sedangkan tester yang biasa ditunjukkan oleh sebuah jarum.

NAMA NAMA BAGIAN TESTER

METODE PENGUKURAN
1.       Pemeriksaan dan penyetelan skala 0
Sebelum menggunakan sirkuit tester sebaiknya kita pastikan bahwa jarum penunjuk berada dibagian ujunggaris sebelah kiri pada skala.
Apabila jarum belum mennunjukkan angka 0  sekrup penyetel jarum penunjuk dengan sebuah obeng sampai jarum penunjuk tersebut berada tepat pada garis ujung sebelah kiri.
Sekali anda telah melakukan penyetelan dan pengecekan skala 0 , anda tidak perlu mengecek berulang kali terkecuali untuk voltmeter / multimeter yang sudah rusak.


MENGUKUR TEGANGAN DC
                Daerah pengukuran tegangan adalah dari 0-500 Volt, Hubungkan kabel pengetesan (test lead) warna merah ke terminal positif dan kabel pengetes yang berwarna hitam ke terminal negativ tester. Posisikan selektor pada salah satu daerah DCV dengan pilihan (2,5, 10, 25,50, dan 500) nomor nomor berikut ini berkaitan dengan daerah volt.
RANGE

RANGE YANG DAPAT DIUKUR (V)

2,5
0 -10
10
2,5 – 10
25
10 – 25
50
25 – 50
500
50 – 500

Setelah anda menyetel pada salah satu nomor ,anda dapat membaca hasil pengukuran dengan mudah dan tepat. Setelah itu hubungkan kabel pengetes yang berwarna merah ke terminal positif dari multitester dan kabel pengetes berwarna hitam dari terminal negatif dari multitester dihubungkan ke terminal negatif dari sumber arus dengan kata lain alat ini disusun secara pararel dalam pemeriksaannya, setelah semua tahap dilaksanakan tinggal membaca hasil pengukuran tegangan dc
NB :
1.       Pilihlah range (tingkat) dengan seksama dan hati hati , apabila yang akan dukur melebihi atau lebih besar, kemungkinan tester akan rusak dan meledak (saat menggunakan AC maupun DC)

MENGUKUR TEGANGAN AC
Sama halnya dengan mengukur tegangan DC , kita dapat mengukur dengan cara yang sama sperti pada pengukuran tegangan DC. Daerah tegangan yang dapat diukur  dari 0 – 1000 Volt, hubungkan kabel kabel pengukur testerdan setel pada selektor pada salah satu posisi AC.V seperti tabel berikut
RANGE
TINGKAT TEGANGAN YANG DAPAT DIUKUR (V)
10
0 -10
25
10 – 25
250
25 – 250
1000
250 - 1000

                Setelah range selector telah dipilih kemudian hubungkan kabel pengukur (test lead) secara pararel pada bagian yang akan diperiksa dan bacalah V AC yang ditunjukkan oleh jarum penunjuk pada voltmeter/ multimeter

MENGUKUR ARUS DC
                Daerah arus yang dapat diukur adalah 0 – 25A
1.        mengukur arus DC dari 0 – 25A
                Hubungkan kabel pengetes pada terminal tester kabel berwarna merah dihubungkan ke terminal positif sedangkan kabel berwarna hitam dihubungkan ke terminal negatif pada multitester, dan setelah range selektor telah disetel ke 250mA A DC, kemudian putuskan arus listrik pada titik tertentu saat anda mengukur listrik.
                Kemudian tester dihubungkan secara dalam bentuk seri ke sumber arus dan beban , setelah itu baca skalanya DC A ditunjukkan oleh jarum penunjuk
2.       Mengukur arus DC dari 0 – 20 A
Pengukuran arus listrik pada dasarnya diukur dengan cara yang sama seperti pengukuran arus DC dari 0 – 250 mA


MENGUKUR TAHANAN
1.       Kalibrasi
Sebelum kita mengukur tahanan , pertama kita harus memutar tombol kalibrasi ohm, dengan ujung alat pengukur dibuat berhubungan singkat sampai pembacaan jarum menunjukkan 0 pada skala ohm. Kalibrasi ini diperlukan setiap kali kita akan melakuka atau mengubah range selector


2.       Pengukuran
Setel selektor pada salah satu posisi ohm. Ada beberapa skala untuk mengukur sebuah tahanan, posisi ‘K’ untuk 1000, dengan demikian 10k berarti 10000 dan sebagainya.

RANGE

Tingkat tahanan yang dapat diukur  (ohm)
X1
0 – 1K
X10
0 – 10K
X100
0 – 100 K
X1K
0 – tak terhingga

                Setiap kali anda mengeset range / tingkat, anda harus mengkalibrasi jarum penunjuk (pointer). Lepaskan hubungan dengan beban yang akan di ukur, kemudian hubugkan kedua ujung kabel pengetesan pada beban. Ini berarti kedua terminal dapat berhubungan pada ujung beban.


PENGETESAN HUBUNGAN
                Untuk memeriksa hubungan kelistrikan, setelah range selektor pada x1 ohm dan kalibrasi skalanya. Kemudian hubungkan kabel pengetesan pada komponen. Hubungannya normal bila jarumnya menunjuk ke kiri selalu.

Comments

Popular posts from this blog

LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI KENDARAAN RINGAN SMK N 1 REMBANG

LAPORAN PRAKERIN TEKNIK MEMBUBUT AS TEMPAT BALING" KAPAL